PEMALANG – Jalur Kendalsari menuju Jetis Ampelgading yang kerap meresahkan warga akibat aksi kebut-kebutuhan akhirnya dibersihkan. Dalam operasi gabungan yang digelar pada Sabtu (2/5/2026) sore, tim terpadu berhasil menyita sedikitnya 90 unit sepeda motor yang diduga kuat terlibat dalam aksi balap liar.
Operasi skala besar ini melibatkan personel Polsek Petarukan, Koramil, Satlantas Polres Pemalang, serta dibantu langsung oleh masyarakat setempat. Petugas bergerak menyisir lokasi sekitar pukul 16.00 WIB setelah menerima laporan akurat mengenai kerumunan massa yang menutup akses jalan umum.
Kapolsek Petarukan, AKP Amroni, S.H., M.H., menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk proteksi negara terhadap keselamatan warga. Ia menyoroti risiko fatalitas kecelakaan yang mengintai baik bagi pelaku balap liar maupun pengguna jalan lainnya.
“Fokus kami adalah menjamin rasa aman di masyarakat. Jalur ini milik publik, bukan sirkuit pribadi. Kami tidak akan mentoleransi aktivitas yang mengancam nyawa,” tegas AKP Amroni saat memimpin jalannya pendataan di titik IBS Sikuang.
Selain mengamankan puluhan kendaraan, petugas juga melakukan pemeriksaan intensif terhadap kelengkapan surat-surat kendaraan dan spesifikasi teknis motor yang tidak sesuai standar pabrikan (knalpot brong). Seluruh motor yang terjaring kini dalam proses penindakan hukum oleh Satlantas.
Langkah tegas ini mendapat sokongan penuh dari tokoh lingkungan. Kepala Desa Kendalsari, Siswantoro, menyampaikan bahwa keberhasilan operasi ini tak lepas dari peran aktif warga yang berani melapor. Ia berharap tindakan ini memberikan efek jera permanen.
“Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Ke depan, kami ingin wilayah Kendalsari bersih dari aksi tongkrongan negatif. Ketertiban lingkungan adalah prioritas kami,” ujar Siswantoro.
Harapan senada diungkapkan oleh Mas Wanto, salah satu warga setempat. Menurutnya, peran orang tua sangat krusial dalam memutus rantai balap liar ini agar tidak ada lagi generasi muda yang menjadi korban di jalan raya.
Pihak Kepolisian Kabupaten Pemalang mengimbau masyarakat untuk terus proaktif memberikan informasi terkait gangguan kamtibmas. Patroli preventif dipastikan akan terus ditingkatkan guna mempersempit ruang gerak pelaku balap liar di seluruh wilayah Petarukan.












