PEMALANG, 234 News.id — Jajaran Pemerintah Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, memberikan kejutan spesial dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada Rabu, 1 Juli 2026. Sebagai wujud nyata sinergitas antarlini pemerintahan, Camat Pulosari, Arif Senoaji, S.STP., M.Si., secara simbolis menyerahkan tumpeng ulang tahun kepada Kapolsek Pulosari di sela-sela momentum peringatan tersebut.
Langkah ini dilakukan oleh pihak kecamatan sebagai bentuk apresiasi sekaligus untuk memperkuat komitmen kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menjaga kondusivitas di wilayah hukum Pulosari.
Apresiasi dan dukungan moral tersebut juga diperkuat melalui sebuah pernyataan resmi bersama yang didokumentasikan dalam video “802076.mp4”. Berlokasi di halaman Kantor Kecamatan Pulosari pada Rabu (1/7), Arif Senoaji bersama seluruh staf dan jajaran aparatur pemerintahan kecamatan yang mengenakan seragam dinas cokelat lengkap memberikan ucapan selamat secara serentak dengan penuh khidmat.
“Kami jajaran Pemerintah Kecamatan Pulosari menyampaikan selamat Hari Bhayangkara ke-80. 80 tahun mengabdi, Polri untuk masyarakat,” ujar Camat Pulosari, Arif Senoaji, S.STP., M.Si., yang diikuti oleh seluruh jajaran staf dengan penuh semangat.
Deklarasi dukungan tersebut kemudian ditutup dengan pekikan kompak “Salam Presisi!”, sambil meletakkan tangan kanan di dada, yang merepresentasikan dukungan penuh terhadap visi kepolisian yang prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan dalam melayani publik.
Aksi pemberian tumpeng oleh Arif Senoaji kepada Kapolsek Pulosari ini menjadi simbol rasa syukur atas rekam jejak panjang pengabdian Polri, yang telah genap berusia sewindu dekade sejak pertama kali dibentuk pada 1 Juli 1946 hingga 1 Juli 2026.
Melalui penguatan hubungan di tingkat akar rumput ini, Arif Senoaji berharap koordinasi yang harmonis di dalam Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pulosari terus berjalan erat. Sinergi yang kuat antara pihak kecamatan dan Polsek dinilai menjadi kunci utama guna memastikan stabilitas keamanan, ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta pelayanan publik di wilayah lereng Gunung Slamet dapat berjalan secara optimal, aman, dan kondusif.












