Pemalang, 234 News.id – Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemerintah Kabupaten Pemalang menggelar aksi nyata berupa kerja bakti dan penanaman mangrove di kawasan pesisir. Kegiatan dipusatkan di Desa Pesantren, Kecamatan Ulujami, Sabtu, 6 Juni 2026.
Penanaman bibit mangrove dilakukan secara simbolis oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang, Noor Faizah Maenofie.
Aksi penanaman ini menjadi bentuk komitmen Pemkab Pemalang dalam melestarikan ekosistem pesisir, menahan laju abrasi pantai, sekaligus membangun kesadaran kolektif masyarakat tentang pentingnya peran mangrove bagi keberlanjutan lingkungan hidup.
Dalam sambutannya, Bupati Anom Widiyantoro menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat aktif menyukseskan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Kabupaten Pemalang. Ia menyebutkan, penanaman 3.000 bibit mangrove di Desa Pesantren merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk menjaga kelestarian alam.
Bupati menjelaskan, persoalan lingkungan memiliki spektrum yang luas, mulai dari level lokal hingga global. Karena itu, penanganannya pun harus disesuaikan dengan skala prioritas. Isu lokal seperti pengelolaan sampah dan rehabilitasi mangrove, kata Anom, bisa diselesaikan bersama masyarakat. Sementara tantangan yang lebih besar seperti perubahan iklim dan banjir rob membutuhkan sinergi lintas wilayah hingga tingkat nasional.
Lebih lanjut, Anom menekankan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana. Membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan lingkungan, hingga melakukan penghijauan adalah contoh konkret yang bisa dilakukan setiap warga. Menurutnya, pembangunan lingkungan adalah investasi jangka panjang yang hasilnya akan dinikmati oleh anak cucu.
“Momentum ini harus menjadi pemicu gerakan bersama yang berkelanjutan dalam merawat lingkungan. Harapannya, apa yang kita tanam hari ini memberi manfaat nyata dan menjadi warisan baik bagi generasi mendatang,” tegas Bupati Anom.
Kegiatan penanaman mangrove ini dilaksanakan usai Pemkab Pemalang mengikuti acara daring yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Melalui kolaborasi antara pemerintah, Forkopimda, OPD, TP PKK, dan masyarakat, Pemkab Pemalang berharap ekosistem pesisir semakin kuat dan mampu menjadi benteng alami menghadapi ancaman abrasi serta perubahan iklim.












