PEMALANG, 234 News.id — Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober menjadi momentum untuk kembali menguatkan semangat persatuan, kebangsaan, dan kepedulian sosial di tengah kehidupan masyarakat.
Momentum tersebut juga mendapat perhatian dari Heri S., selaku Wakil Ketua 234 SC DPC Pemalang. Menurut Heri, Hari Kesaktian Pancasila tidak semestinya hanya dimaknai sebagai peringatan seremonial, tetapi perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, khususnya oleh generasi muda.
Heri menilai, semangat kepemudaan memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai Pancasila agar tetap hidup dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Makna Hari Kesaktian Pancasila perlu diusung dengan semangat kepemudaan. Anak-anak muda harus menjadi bagian dari upaya menjaga persatuan, menebarkan kebaikan, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Heri.
Ia juga mengajak seluruh anggota 234 SC untuk terus memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat. Menurutnya, pengamalan Pancasila dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menjaga kerukunan, menghormati perbedaan, membantu sesama, menaati aturan, serta mengedepankan kepentingan bersama.
“Sebagai bagian dari masyarakat, kita harus terus menebar kebaikan dan berkiprah terhadap nilai-nilai Pancasila. Tidak harus dengan sesuatu yang besar. Hal sederhana seperti saling menghormati, membantu orang lain dan menjaga persatuan juga merupakan bentuk pengamalan Pancasila,” katanya.
Memaknai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Pancasila merupakan dasar negara sekaligus pandangan hidup bangsa Indonesia. Lima sila di dalamnya memuat nilai-nilai fundamental yang menjadi landasan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, mengandung makna pentingnya kehidupan beragama dan berketuhanan dengan tetap menghormati kebebasan serta keyakinan orang lain.
Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, mengajarkan setiap orang untuk menghargai martabat manusia, memperlakukan sesama secara adil, serta menjunjung sikap saling menghormati.
Sila ketiga, Persatuan Indonesia, menegaskan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, agama, budaya, bahasa, maupun latar belakang masyarakat Indonesia.
Sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, mengajarkan penyelesaian persoalan melalui musyawarah, menghargai pendapat, dan mengutamakan kepentingan bersama.
Sedangkan sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, mengandung semangat mewujudkan kehidupan yang adil, seimbang, dan saling peduli sehingga setiap warga memiliki kesempatan untuk memperoleh kehidupan yang layak.
Pancasila sebagai Pedoman Generasi Muda
Bagi generasi muda, nilai Pancasila dapat menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai perubahan sosial. Semangat persatuan, toleransi, gotong royong, musyawarah, dan kepedulian terhadap sesama menjadi nilai yang dapat diterapkan baik di lingkungan keluarga, sekolah, organisasi maupun masyarakat.
Penerapan nilai tersebut juga dapat diwujudkan melalui penggunaan media sosial secara bijak, tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, menghargai perbedaan pendapat, serta menghindari tindakan yang dapat memecah persatuan.
Heri berharap peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2026 dapat menjadi pengingat bagi seluruh anggota 234 SC DPC Pemalang dan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila bukan sekadar hafalan, melainkan nilai yang tercermin dalam perilaku sehari-hari.
“Pancasila adalah kompas moral yang menuntun kita menuju persatuan dan keadilan. Karena itu, mari kita jaga bersama dengan tindakan nyata, terus menebar kebaikan, memperkuat persaudaraan dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” pungkasnya.
Dengan demikian, Hari Kesaktian Pancasila dapat dimaknai bukan hanya sebagai momentum mengenang perjalanan sejarah bangsa, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan Indonesia, kemanusiaan, demokrasi, dan keadilan sosial melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.












