banner 728x250

Yogo Darminto: Hari Kesaktian Pancasila Harus Dimaknai dengan Semangat Kepemudaan

avatar Tidak diketahui
banner 468x60

PEMALANG, 234 News.id — Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh setiap 1 Oktober tidak seharusnya hanya dimaknai sebagai agenda seremonial dan peringatan sejarah semata. Momentum tersebut dinilai perlu menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjaga persatuan, memperkuat kepedulian sosial, serta mengisi kemerdekaan melalui berbagai karya positif.

Hal tersebut disampaikan Ketua ORMAS 234SC–DPC Pemalang, Yogo Darminto, dalam momentum peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026. Menurutnya, Pancasila merupakan fondasi penting dalam menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai perbedaan yang ada di masyarakat.

Example 300x600

Yogo menilai, nilai-nilai Pancasila harus terus dihidupkan melalui tindakan nyata, terutama oleh generasi muda. Menurutnya, pemuda tidak cukup hanya memahami Pancasila secara teori, tetapi juga harus mampu menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat.

> “Pancasila bukan warisan masa lalu yang ditinggalkan. Ia adalah kompas masa depan. Dan kamilah, para pemuda, yang memegang kemudi,” ujar Yogo Darminto.

Pancasila dan Peran Generasi Muda

Yogo menjelaskan bahwa setiap sila dalam Pancasila memiliki relevansi yang kuat dengan kehidupan generasi muda saat ini.

Menurutnya, sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, menjadi landasan bagi pemuda untuk memiliki keteguhan moral, tidak melupakan nilai-nilai keagamaan, serta menjaga etika dan niat dalam setiap aktivitas.

Sementara sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap sesama. Semangat saling membantu dan memperhatikan masyarakat yang membutuhkan, kata Yogo, merupakan bentuk sederhana pengamalan Pancasila.

Ia mencontohkan kegiatan sosial Jumat Berkah yang selama ini dilakukan ORMAS 234SC–DPC Pemalang melalui pembagian nasi kotak kepada masyarakat.

Kemudian, sila ketiga, Persatuan Indonesia, menurut Yogo menjadi salah satu nilai yang sangat penting untuk terus dijaga. Generasi muda diharapkan mampu menjadi perekat di tengah perbedaan dan tidak mudah terprovokasi oleh hal-hal yang dapat menimbulkan perpecahan.

“Tidak ada tempat untuk perpecahan, dendam, atau kepentingan pribadi di atas kepentingan bersama. Pemuda harus menjadi bagian dari solusi dan ikut menjaga persatuan,” tegasnya.

Untuk sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, Yogo menekankan pentingnya budaya musyawarah. Menurutnya, perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar, tetapi harus diselesaikan melalui komunikasi, dialog, dan kesepakatan bersama, bukan melalui kekerasan.

Sedangkan sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, dapat diwujudkan dengan kepedulian terhadap lingkungan sekitar serta ikut mendorong terciptanya kehidupan sosial yang adil dan sejahtera.

Salurkan Energi Pemuda melalui Kegiatan Positif

Dalam momentum Hari Kesaktian Pancasila 2026, ORMAS 234SC–DPC Pemalang juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kegiatan yang dapat memberikan ruang positif bagi generasi muda.

Salah satunya melalui kegiatan olahraga dan pembinaan bakat pemuda. ORMAS 234SC–DPC Pemalang turut memberikan perhatian terhadap pembinaan Road Race Dandim Cup dalam rangka HUT TNI ke-81 sebagai salah satu wadah untuk menyalurkan energi dan minat anak muda melalui kegiatan olahraga yang terarah.

Menurut Yogo, kegiatan kepemudaan harus mampu memberikan ruang bagi anak-anak muda untuk mengembangkan potensi, kreativitas, disiplin, dan rasa tanggung jawab.

Selain bidang olahraga, kegiatan sosial juga menjadi bagian dari program yang terus dijalankan. Melalui Jumat Berkah, para anggota berupaya hadir di tengah masyarakat dengan berbagi nasi kotak serta membangun kepedulian sosial.

“Kami ingin keberadaan organisasi bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pemuda harus hadir dengan kegiatan yang positif, produktif, dan memberikan manfaat,” kata Yogo.

Perkuat Persaudaraan dan Kepedulian Lingkungan

Selain kegiatan olahraga dan sosial, ORMAS 234SC–DPC Pemalang juga menekankan pentingnya membangun persaudaraan lintas kalangan.

Yogo mengatakan, menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, komunikasi dan kerja sama antara organisasi masyarakat, aparat, serta warga perlu terus diperkuat.

Ia berharap generasi muda Pemalang dapat mengambil peran dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif melalui kegiatan-kegiatan yang konstruktif.

Menurutnya, semangat gotong royong dan kebersamaan merupakan bagian penting dari pengamalan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Pemuda Pemalang untuk Indonesia

Menutup pernyataannya, Yogo Darminto menegaskan bahwa makna Kesaktian Pancasila tidak hanya berbicara tentang sejarah, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat menjaga nilai persatuan dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

> “Kesaktian Pancasila bukan pada kekuatan senjata, melainkan pada kesetiaan kita menjaga persatuan. Pemuda Pemalang hadir untuk berkarya, bukan untuk merusak. Hadir untuk menyatukan, bukan memecah belah. Itulah sumbangsih kami untuk Indonesia,” tegas Yogo.

Ia pun mengajak seluruh generasi muda, khususnya di Kabupaten Pemalang, untuk menjadikan momentum Hari Kesaktian Pancasila sebagai dorongan untuk terus berkarya, mengembangkan potensi, memperkuat kepedulian sosial, serta menjaga persaudaraan.

Dengan semangat tersebut, ORMAS 234SC–DPC Pemalang menyampaikan komitmennya untuk terus bergerak bersama masyarakat melalui kegiatan sosial, olahraga, kepemudaan, dan berbagai aktivitas positif lainnya.

Selamat Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2026.

234SC–DPC Pemalang Bergerak untuk Indonesia.

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *